Terima kasih atas perhatian dan doa dari ibu, bapak, dan rekan-rekan sekalian. Kalau dilihat riwayat naik jabatan saya memang tidak pernah lancar 🙂. Usulan Lektor Kepala (LK) ini mulai disusun tahun 2016. Semoga yang berikutnya lancar. Amin yra.
Tulisan ini bukan pamer, tapi untuk lebih meyakinkan Anda dan (tentunya) diri saya makna kata “persistent”.

Saya diangkat menjadi ASN (d/h disebut PNS) adalah tahun 2008. Berhentilah penantian selama 10 tahun. Sejak lulus tahun 1998, saya memang tidak pernah keluar dari kampus. Jadi benar kalau ada yang bilang masuk kampus saya sulit, keluarnya juga sulit. Saya buktinya :D.
Jabatan pertama saya, Lektor (LK), Terhitung Mulai Tanggal (TMT) tahun 2014. Jadi enam tahun sejak jadi ASN, saya baru mendapatkan jabatan pertama. Bukan sengaja, tapi ada dua hal:
Sebenarnya kalau dipikir-pikir, penyebab dominannya adalah no 1. Seandainya saya tekun bertanya, memastikan syaratnya, dan tidak menunda-nunda waktu, situasi pasti kan berbeda. Tapi kan sudah jelas di dalam Al Quran, bahwa kita dilarang untuk berandai-andai.
Antara tahun 2014 sampai 2023 kemarin (TMT LK 1 April 2023) saya jelas tidak “diam”. Bukannya saya tidak ingin mengurus jabatan, tapi ada banyak kendala administratif. Khususnya berkaitan dengan format formulir penilaian pakar.
Format penilaiannya memang berubah-ubah, setidaknya di kampus saya.