a) lahan sawah seluas 3.987 ha,
b) lahan sawah yang beririgasi setengah teknis (62,13 % dari luas yang ada).
a) irigasi setengah teknis 70,63 km (21,53 km saluran primer dan 49,10 km saluran sekunder)
b) irigasi sederhana 4,14 km.
a) lahan sawah 7.247 ha (10,4 %),
b) lahan kering 62.551 ha (89,6 %).
Terbatasnya sarana irigasi, modal dan tenaga kerja kasar mengakibatkan hanya 14.110 ha (22,56 %) lahan kering yang dikelola. Selebihnya merupakan lahan tidur seluas 48.441 ha atau 77,44 % dari lahan kering yang dapat dikelola.