Makalah saya baru terbit di Jurnal Q1.

Untuk memastikan integritas riset telah dijalankan, para peneliti perlu mengikuti daftar periksa (checklist) minimal berikut ini. Daftar periksa ini penting untuk mempromosikan transparansi, reproduksi riset, dan kolaborasi dalam penelitian. Dengan mengikuti daftar ini, Anda dapat memastikan bahwa penelitian telah dilakukan secara etis dan bertanggung jawab, dan berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan untuk kebaikan umat manusia (ini bahasa yang “melip”/terlalu tinggi, tapi sekali ini tidak apa lah).

Untitled

  1. Transparansi: Berikan pengungkapan lengkap tentang sumber dana dan potensi konflik kepentingan.

    Untuk membangun kepercayaan dengan para pemangku kepentingan, penting Anda perlu mengungkapkan secara lengkap tentang sumber dana dan potensi konflik kepentingan. Ini dapat mencakup laporan terperinci tentang sumber dana, termasuk hibah atau sumbangan yang diterima, serta penjelasan yang jelas tentang potensi konflik kepentingan yang mungkin timbul.

    Selain itu, mungkin bermanfaat untuk menetapkan kebijakan dan prosedur yang jelas untuk menangani konflik kepentingan, untuk memastikan bahwa keputusan diambil secara objektif dan tidak bias. Dengan mempromosikan transparansi dan akuntabilitas, Anda (dan organisasi Anda) dapat membangun hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan dan mempertahankan reputasi integritas dan perilaku etis.

  2. Etika Penelitian: Patuhi pedoman etika penelitian dan pastikan bahwa penelitian Anda tidak merugikan subjek manusia atau hewan (dan tumbuhan).

    Mematuhi etika penelitian sangat penting saat melakukan studi apa pun. Penting bagi peneliti untuk memastikan bahwa penelitian mereka tidak menyebabkan kerusakan pada subjek manusia atau hewan. Untuk melakukannya, para peneliti harus mengikuti pedoman yang ketat yang ditetapkan untuk melindungi kelompok ini.

    Patuh pada etika penelitian tidak hanya menjamin keselamatan dan kesejahteraan subjek manusia dan hewan (dan tumbuhan), tetapi juga mempromosikan kredibilitas dan validitas penelitian yang dilakukan. Dengan mengikuti pedoman etika, peneliti dapat memastikan bahwa data mereka akurat dan dapat diandalkan, dan bahwa penelitiannya berkontribusi pada kemajuan pengetahuan dengan cara yang bertanggung jawab dan etis.

  3. Data Terbuka/open data (bila memungkinkan): Buat data penelitian Anda terbuka diakses dan sediakan metadata terperinci untuk memastikan reproduktibilitas. Ini harus erat terkait dengan etika penelitian (no 2).

    Untuk meningkatkan transparansi, ketatnya dan keberulangan penelitian Anda, penting untuk membuat data Anda terbuka untuk diakses pembaca/publik. Dengan menyediakan metadata terperinci, orang lain dapat lebih mudah memahami dan mereplikasi pekerjaan Anda. Anda juga dapat mengingat kembali apa yang sudah Anda kerjakan sebelumnya. Ingat kita ini rentan lupa.

    Ini juga dapat membantu mempromosikan kolaborasi ilmiah dan memfasilitasi penemuan wawasan baru. Namun, penting untuk memastikan bahwa hal ini dilakukan secara etis, dengan mempertimbangkan masalah seperti privasi dan kerahasiaan. Dengan membuat data penelitian Anda terbuka dan dapat diakses, Anda dapat berkontribusi pada kemajuan pengetahuan dan pengembangan solusi baru untuk masalah penting.

  4. Perjanjian Berbagi Data: Buat perjanjian berbagi data untuk memastikan bahwa data digunakan secara etis dan mencegah penyalahgunaan. Harap merujuk pada etika penelitian juga.

    Sangat penting untuk memastikan bahwa data digunakan secara etis dan mencegah penyalahgunaan. Untuk itu, diperlukan untuk membuat perjanjian berbagi data yang komprehensif yang menjelaskan syarat dan ketentuan berbagi data. Perjanjian harus membahas jenis data yang akan dibagikan, bagaimana cara berbagi, dan dengan siapa akan berbagi. Perjanjian tersebut juga harus dengan jelas mendefinisikan tujuan untuk digunakan data dan harus mencakup tindakan untuk melindungi privasi dan kerahasiaan individu.

    Selain itu, penting untuk merujuk pada pedoman etika penelitian untuk memastikan bahwa berbagi data dilakukan sesuai dengan prinsip etika yang telah ditetapkan. Dengan membuat perjanjian berbagi data yang kuat, kita dapat memastikan bahwa data dibagikan secara bertanggung jawab dan etis, dan manfaat dari berbagi data dimaksimalkan sambil risikonya diminimalkan.

  5. Menggunakan aplikasi sumber Terbuka/open source (Bila memungkinkan): Gunakan perangkat lunak dan alat sumber terbuka untuk analisis data untuk memastikan transparansi.

    Gunakan perangkat lunak dan alat sumber terbuka untuk analisis data untuk memastikan transparansi. Selain itu, penting untuk dicatat bahwa perangkat lunak sumber terbuka sering lebih mudah diakses oleh individu dan organisasi dengan sumber daya atau anggaran terbatas. Dengan memanfaatkan perangkat lunak sumber terbuka, Anda tidak hanya dapat memastikan transparansi tetapi juga mempromosikan inklusivitas dan mendemokratisasi riset.

    Juga layak untuk mempertimbangkan potensi kolaborasi yang dapat muncul karena menggunakan perangkat lunak dan alat sumber terbuka. Para pengembang (developer) dan pengguna (user) dapat bekerja sama untuk meningkatkan dan menyesuaikan perangkat lunak untuk lebih cocok dengan kebutuhan mereka. Secara keseluruhan, mengintegrasikan perangkat lunak sumber terbuka ke dalam proses analisis data Anda dapat memiliki banyak manfaat di luar sekadar mempromosikan transparansi.

  6. Akses Terbuka/open access: Terbitkan penelitian Anda dalam jurnal akses terbuka untuk membuatnya dapat diakses oleh semua orang.

    Terbitkan akses terbuka telah menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir karena meningkatnya permintaan akses ke materi penelitian. Dengan menerbitkan di jurnal akses terbuka, peneliti dapat memastikan bahwa karyanya dapat diakses oleh semua orang, termasuk mereka yang mungkin tidak memiliki akses ke sumber daya akademik tradisional.

    Selain itu, penerbitan akses terbuka dapat membantu meningkatkan visibilitas daring dan dampak penelitian dengan membuatnya lebih luas tersedia. Ini terutama penting bagi peneliti yang bekerja pada topik penting yang berpotensi memiliki dampak signifikan pada masyarakat. Oleh karena itu, sangat disarankan agar peneliti mempertimbangkan penerbitan akses terbuka sebagai cara untuk berbagi karya mereka dengan dunia dan memajukan bidang penelitian.

  7. Reproduksi riset/reproducibility: Pastikan bahwa penelitian Anda dapat direproduksi dengan menyediakan metodologi terperinci, data, dan script analisis. Itulah sebabnya penting untuk menerapkan akses terbuka dan perjanjian berbagi data dengan benar, menggunakan perangkat lunak sumber terbuka, dan membuat artikel atau laporan akses terbuka.

    Memastikan bahwa penelitian Anda dapat direproduksi adalah aspek penting dari penelitian ilmiah. Salah satu cara untuk mencapai ini adalah dengan menyediakan metode terperinci, data, dan skrip analisis. Juga penting untuk menerapkan akses terbuka dan perjanjian berbagi data dengan benar, menggunakan perangkat lunak sumber terbuka, dan membuat artikel atau laporan akses terbuka.

    Dengan demikian, Anda tidak hanya membuat penelitian Anda lebih transparan dan dapat diakses, tetapi juga memungkinkan peneliti lain untuk membangun karya Anda dan berpotensi membuat penemuan baru. Selain itu, memberikan metodologi terperinci dan script analisis dapat membantu peneliti lain untuk mereplikasi hasil Anda atau menyelidiki ketidaksesuaian apa pun, yang pada akhirnya memperkuat keandalan dan validitas temuan Anda.

  8. Kolaborasi Terbuka: Berkolaborasi terbuka dengan peneliti lain dan memberikan kredit di tempat yang sesuai.

    Berkolaborasi terbuka dengan peneliti lain dan memberikan kredit di tempat yang sesuai. Kolaborasi terbuka dapat mengarah pada hasil yang lebih baik dan lebih akurat, serta penemuan baru. Dengan membagikan penelitian Anda dengan orang lain, Anda dapat menerima umpan balik dan kritik yang membangun yang dapat membantu Anda meningkatkan karya Anda. Selain itu, kolaborasi terbuka dapat membantu membangun hubungan dengan peneliti lain dan memupuk rasa kebersamaan dalam bidang Anda.

    Juga penting untuk selalu memberikan pengakuan (credit) kepada mereka yang telah berkontribusi pada penelitian Anda, baik melalui kolaborasi atau penggunaan karya mereka. Ini tidak hanya menunjukkan rasa hormat terhadap kontribusi orang lain, tetapi juga membantu membangun budaya kepercayaan dan saling mendukung di dalam komunitas penelitian.

  9. Berpartisipasi dalam peninjauan sejawat: Berpartisipasi dalam peninjauan sejawat dan memberikan umpan balik yang konstruktif untuk memastikan penelitian berkualitas.

    Berpartisipasi dalam tinjauan sejawat dan memberikan umpan balik yang konstruktif untuk memastikan penelitian berkualitas. Tinjauan sejawat adalah aspek kritis dari proses penelitian, karena memungkinkan beberapa ahli di bidang tersebut untuk meninjau dan mengevaluasi naskah sebelum diterbitkan. Melalui tinjauan sejawat, penulis dapat menerima umpan balik tentang kualitas dan akurasi karyanya, serta saran untuk perbaikan.

    Dengan berpartisipasi dalam peninjauan sejawat, peneliti tidak hanya meningkatkan kualitas karya mereka sendiri, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan bidang penelitian dengan memastikan bahwa penelitian berkualitas tinggi diterbitkan.