
Novelty dalam riset memang penting, tapi jangan malah jadi penghambat untuk bergerak.
Konsep bahwa kebaruan dalam penelitian seringkali dilebih-lebihkan telah menjadi topik diskusi di komunitas akademik. Beberapa berpendapat bahwa ada penekanan berlebihan pada publikasi penelitian baru yang revolusioner, yang bisa mengarah pada pengurangan nilai studi replikasi dan peningkatan tekanan untuk menghasilkan temuan baru. Penekanan pada kebaruan ini bisa berkontribusi pada penyebaran pseudoscience dan false positive, karena studi replikasi, yang sangat penting untuk koreksi diri dalam ilmu pengetahuan, seringkali kurang dihargai oleh jurnal. Ditambah lagi, disarankan bahwa kreativitas dan inovasi adalah hasil dari kombinasi kebaruan dan nilai, dan kedua aspek tersebut seharusnya diakui secara setara dalam penelitian. Oleh karena itu, meskipun kebaruan dalam penelitian penting, seharusnya tidak menutupi kepentingan studi replikasi dan nilai keseluruhan kontribusi ilmiah.
Istilah:
Terlalu fokus kepada kebaruan dapat:
Bacaan selanjutnya:
Mengapa perlu menekankan kebaruan dan aplikasi riset secara seimbang
Beberapa strategi untuk menyampaikan aplikasi riset ke publik